Cara Menjaga Kehamilan di Usia Muda Agar Tidak Keguguran

Ada kabar gembira bagi para calon ibu yang sedang hamil, kini kami informasikan tentang Cara Menjaga Kehamilan di Usia Muda Agar Tidak Keguguran. Tentunya info ini sangat penting guna menjaga buah hati dalam janin tetap terjaga dengan baik dan tumbuh normal.

Cara Menjaga Kehamilan di Usia Muda Agar Tidak Keguguran

Kehamilan di usia mudah memang sangat rentan berisiko keguguran, oleh sebab itu para ibu khususnya ibu muda yang baru pertama kali mengalami kehamilan untuk lebih menjaga dan memperhatikan setiap aktivitas serta asupan makanan yang hendak dikonsumsi.

Cara Menjaga Kehamilan di Usia Muda Agar Tidak Keguguran

Nah, berikut ini adalah beberapa Cara Menjaga Kehamilan di Usia Muda Agar Tidak Keguguran dan menjaga tumbuh kembang bayi agar bisa berjalan normal, yaitu :

1. Hindari Melakukan Aktivitas Berat.

Pada saat awal kehamilan atau hamil muda (trimester pertama) disarankan untuk menghindari melakukan aktivitas yang berat apalagi ibu hamil sangat mudah lelah bahkan tidak sedikit kasus hingga mengalami pingsan akibat tekanan darah rendah. Oleh sebab itu untuk menghindari hal-hal tersebut ibu hamil jangan memaksakan diri untuk melakukan tugas-tugas yang berat, hindari duduk atau berdiri terlalu lama.

Selain itu juga pastikan ibu hamil memiliki waktu istirahat yang cukup, dan buat jadwal aktivitas agar tidak terlalu berdiam diri, karena terlalu lama diam malah membuat badan lebih lemas dan tidak nyaman.

Pada tahap awal kehamilan tubuh memerlukan penyesuaian, bukan hanyak fisik dan psikologis saja yang berubah, namun juga hormon dalam tubuh yang mempengaruhi terhadap kinerja diri Anda. Paling penting yang harus diperhatikan oleh ibu hamil yaitu hindari stres guna mencegah produksi hormon berlebihan dan tidak memicu terjadinya kontraksi rahim yang mana dapat meningkatkan potensi keguguran.

2. Mengontrol Emosi.

Jangan heran kalau ibu hamil mudah sekali terbawa emosi, sebab ketidakstabilan hormon pada ibu hamil. Tentunya dengan mengontrol emosi dapat membantu mempengaruhi tingkat stres yang dapat membahayakan terhadap janin dalam kandungan.

Mengontrol emosi sangat berguna dan bermanfaat terhadap tumbuh kembang janin, misalnya dengan lebih mendekatkan diri pada Alloh S.W.T, sering bermeditasi dan mengobrol atau sharing bersama suami. Hal-hal tersebut mampu meningkatkan aura positif dalam diri sehingga mampu menstabilkan emosi, terutama bagi yang memiliki riwayah penyakit hipertensi sangat penting untuk mengontrol emosi. Pastikan anda para ibu hamil untuk senantiasa berpikiran positif dan rileks.

3. Menjaga Asupan Nutrisi.

Cara menjaga kehamilan di usia muda selanjutnya yaitu dengan menjaga asupan nutrisi. Tidak jarang hamil muda atau trimester pertama mengalami mual dan hilangnya selera makan. Meskipun terbilang normal, namun kondisi tersebut harut tetap bahan perhatian dan dipaksa guna menjaga tumbuh kembang janin agar tidak kehilangan kebutuhan nutrisinya. Karena janin sangat memerlukan sekali asupan nutrisi yang cukup dan menghindari risiko keguguran.

4. Menjaga Gaya Hidup Sehat.

Selain memperhatikan asupan nutrisi, menjaga gaya hidup sehat juga penting dilakukan oleh ibu hamil, terutama bagi yang memiliki kebiasaan buruk harus dihilangkan seperti : merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol dan berkafein serta obat-obatan yang dapat membahayakan kehamilan dan mengganggu pertumbuhan janin.

Para peneliti mengungkapkan bahwa ibu perokok memiliki potensi yang sangat tinggi anaknya terlahir tidak sempurna. Oleh sebab itu menjaga gaya hidup sehat sangat penting bagi ibu dan bayi dalam kandungannya.

Bahaya Kopi Bagi Ibu Hamil dan Janin

5. Sering Berkonsultasi Dengan Dokter Kandungan atau Bidan.

Selanjutnya yang tidak kalah penting yaitu sering berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan. Jangan lupa untuk membawa buku laporan yang berwarna merah muda (pink) untuk mencatat setiap riwayah kehamilan Anda.

Dengan terus memantau perkembangan kehamilan dan berkonsultasi mengenai berbagai keluhan yang terjadi pada masa kehamilan dimulai dari pusing, mual atau bahkan muntah. Ini sangat penting sebab dokter kandungan atau bidan dapat memberikan solusi dan informasi penting yang dapat mengetahui tentang kesehatan kehamilan anda lewat keluhan yang anda rasakan, dan tentunya akan memudahkan bagi anda dalam membedakan hal-hal yang normal dan tidak normal yang sedang terjadi.

Apabila tubuh mengalami beberapa hal-hal membahayakan seperti : perdarahan terutama di sekitar bagian vagina, muntah hebat yang berkepanjangan, kondisi tubuh melemah dan demam tinggi, bahkan keputihan yang tidak biasa pada umumnya, sangat penting bagi para ibu hamil untuk terus segera berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan.

6. Mengurangi Frekuensi Hubungan Seksual

Berhubungan seksual merupakan hal yang normal untuk pasangan suami isteri. Namun bagi yang sebelumnya yang memiliki hubungan seksual dalam frekuensi yang cukup tinggi, sangat disarankan pada saat hamil periode awal (trimester awal) untuk mengurangi frekuensi berhubungan intim tersebut.

Menurut banyak pendapat para dokter kandungan, tingginya frekuensi berhubungan seksual di masa awal kehamilan dapat berpotensi terjadinya keguguran, terutama pada saat kondisi wanita hamil ketika berhubungan sedang tidak fit atau kurang sehat.

Selain itu juga, orgasme akan membuat rahim berkontraksi. Sedangkan di awal kehamilan, rahim belum memiliki kekuatan maksimal karena penyesuaian kehidupan dalam rahim. Selain itu, embrio masih dalam gumpalan darah dan belum sempurna.

Berhubungan seksual juga harus memperhatikan posisi supaya tidak menindih perut. Tekanan yang terlalu berat akan memicu keguguran.

Bahkan, beberapa dokter menyarakan agar ejakulasi dilakukan diluar vagina karena kandungan prostaglandin dalam sperma mampu merangsang kontraksi uterus penyebab keguguran.

7. Menghindari Mengkonsumsi Makanan atau Minuman Tertentu

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari pada saat hamil diantaranya daging atau telur yang dimasak kurang matang atau yang masih mentah, karena dapat menyebabkan gejala diare yang cukup parah pada ibu hamil.

Untuk itu, pola makan pun wajib dijaga. Ibu hamil harus pandai dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Selain makanan yang tepat, ibu hamil juga perlu mengonsumsi jenis buah-buahan.

Akan tetapi, tidak semua jenis buah-buahan baik untuk ibu hamil. Untuk itu, Anda dapat membaca artikel sebelumnya tentang jenis buah-buahan terbaik untuk ibu hamil.

8. Rajin Mencari Tahu Mengenai Info Seputar Kehamilan

Nah selain cara-cara yang sudah disampaikan sebelumnya, ada juga cara yang tidak kalah penting. Jadi para ibu hamil itu selain harus memiliki rasa sabar kuat, namun juga harus pintar. Informasi itu sangat penting untuk menambah wawasan. Apalagi saat ini, kita dimudahkan oleh teknologi canggih yang membuat kita bisa mencari-cari info dan tips seputar kehamilan dari berbagai macam sumber seperti, website, majalah, buku, koran, atau bahkan dari buku kehamilan.

Nah, itulah informasi mengenai Cara Menjaga Kehamilan di Usia Muda Agar Tidak Keguguran yang bisa kami sampaikan. Kehamilan merupakan anugerah dan karunia langsung yang diberikan oleh Alloh S.W.T, maka dengan menjaga merupakan sebuah rasa syukur yang paling pantas untuk diberikan.

post by sumbernutrisi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *